
Mediabahri.com | Medan — Ketua Umum DPP Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Restorasi Indonesia, Iskandar ST, menegaskan komitmen organisasinya untuk tampil sebagai kekuatan sosial nasional yang mandiri, solid, dan berorientasi penuh pada pengabdian masyarakat.P
enegasan tersebut disampaikan Iskandar dalam pidato peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 KOMBAT yang digelar di Markas KOMBAT, Jalan Sunggal No. 133, Kota Medan, Selasa (5/5/2026).A
cara tersebut dihadiri jajaran pengurus DPW, DPD, para pembina, serta ribuan kader dari berbagai daerah di Sumatera Utara yang memadati lokasi kegiatan dengan penuh semangat kebersamaan.D
alam pidatonya, Iskandar mengungkapkan bahwa dalam waktu satu tahun sejak berdiri, KOMBAT telah menunjukkan perkembangan signifikan. Organisasi ini bahkan telah resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia sebagai organisasi kemasyarakatan yang sah.
“Kita menargetkan 50.000 kader pada akhir tahun ini, dan dalam lima tahun ke depan mencapai 1 juta kader. Ini bukan hal mustahil jika kita tetap solid dan bekerja bersama,” tegas Iskandar di hadapan para kader.I
a menekankan bahwa KOMBAT merupakan organisasi independen yang tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun. Menurutnya, keberadaan KOMBAT harus menjadi wadah pengabdian, bukan alat untuk mengejar kekuasaan atau kepentingan pribadi.
“KOMBAT bukan tempat mencari kekuasaan atau kekayaan. KOMBAT adalah wadah pengabdian. Kita harus menjadi organisasi yang memberi, bukan meminta,” ujarnya dengan nada tegas.L
ebih jauh, Iskandar memaparkan berbagai aksi sosial yang telah dilakukan KOMBAT di sejumlah wilayah, seperti bantuan bencana di Tapanuli Tengah, Sibolga, hingga Aceh Tamiang. Ia menilai, aksi-aksi tersebut menjadi bukti nyata bahwa KOMBAT hadir tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang dibantu.T
ak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya soliditas internal sebagai fondasi utama kekuatan organisasi. Menurutnya, solidaritas antar kader menjadi kunci agar KOMBAT mampu berkembang menjadi organisasi besar yang disegani.
“Jika satu kader terganggu, maka kita semua bergerak. Persatuan adalah kunci agar KOMBAT bisa tumbuh besar dan kuat,” katanya.I
skandar juga mengungkapkan bahwa KOMBAT mulai mendapat perhatian luas, baik dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri. Hal ini ditandai dengan adanya permintaan pembentukan kepengurusan di sejumlah provinsi hingga mancanegara.M
enutup pidatonya, ia kembali menegaskan bahwa misi utama KOMBAT adalah membela tanah air melalui aksi nyata dan tanggung jawab sosial sebagai bagian dari anak bangsa.
“Kita mulai dari lingkungan terdekat. Jika itu sudah baik, kita bergerak lebih luas. Kehadiran KOMBAT harus mampu meringankan beban masyarakat,” tutupnya.
Peringatan HUT ke-1 KOMBAT berlangsung penuh semangat, menjadi momentum konsolidasi sekaligus titik awal untuk langkah organisasi yang lebih besar ke depan.
Dirgahayu KOMBAT ke-1.
eporter: Rudi Hartono
Editor: Zulkarnain Idrrus
