CILEGON, —mediabahri.com- Kondisi PT Krakatau Steel yang dinilai terus mengalami tekanan mendapat perhatian dari sejumlah tokoh masyarakat di Kota Cilegon, Banten. Salah satunya disampaikan tokoh masyarakat Cilegon, Husen Saidan, yang menyerukan pentingnya langkah penyelamatan perusahaan baja milik negara tersebut agar kembali menjadi kebanggaan nasional.
Dalam pernyataannya Kepada Wartawan Total Banten di Kediaman nya, Husen menilai PT Krakatau Steel memiliki nilai historis bagi masyarakat Banten karena dianggap sebagai simbol pembangunan industri nasional yang lahir dari perjuangan para pendiri daerah, alim ulama, dan tokoh masyarakat Banten.
“PT Krakatau Steel harus kembali berjaya sebagai simbol industri nasional dan kebanggaan rakyat Banten,” ujar Husen, Jumat (8/5/2026).
Ia menyampaikan keprihatinan atas kondisi perusahaan yang menurutnya mengalami kemunduran dalam beberapa tahun terakhir dan tahun tahun sebelumnya.
Husen juga menilai para pimpinan perusahaan sebelumnya belum mampu menjaga amanah dalam mengelola perusahaan sehingga berdampak pada menurunnya kinerja PT Krakatau Steel Group.
Karena itu, ia meminta pemerintah pusat, termasuk Presiden Republik Indonesia dan Kementerian BUMN, untuk segera mengambil langkah strategis guna memulihkan kondisi perusahaan.
Menurut Husen, PT Krakatau Steel pernah menjadi ikon industri baja nasional dengan kualitas produk yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ia berharap kejayaan tersebut dapat dikembalikan melalui pembenahan tata kelola perusahaan dan penguatan industri nasional.
Selain itu, Husen juga meminta aparat penegak hukum melakukan audit dan penelusuran terhadap berbagai praktik usaha yang diduga merugikan perusahaan, termasuk dugaan praktik monopoli yang disebut berlangsung selama bertahun-tahun.
“Kami meminta adanya audit menyeluruh dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti merugikan perusahaan,” katanya.
Ia juga mendorong evaluasi terhadap anak dan cucu perusahaan PT Krakatau Steel yang dinilai menjadi beban keuangan perusahaan. Menurutnya, langkah efisiensi dan restrukturisasi perlu dilakukan agar perusahaan dapat kembali fokus pada bisnis inti industri baja.
Dalam kesempatan itu, Husen meminta direksi PT Krakatau Steel agar lebih melibatkan pengusaha lokal dan pelaku usaha daerah dalam proses pembangunan dan pengembangan perusahaan.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Banten, mulai dari alim ulama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, buruh, LSM, hingga pemuda untuk bersama-sama mengawal upaya penyelamatan PT Krakatau Steel melalui aksi damai yang tertib dan kondusif.
“Semua elemen masyarakat harus bersatu untuk mendukung kebangkitan PT Krakatau Steel sebagai aset bangsa,” ujar Husen.