
Mediabahri.com | Stabat – Di tengah maraknya keluhan masyarakat terhadap ancaman narkotika yang terus menggerogoti masa depan generasi muda, langkah Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ricky Anthony, yang membuka ruang sinergi dengan DPD BKPRMI Langkat mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan.
Pertemuan yang berlangsung di Stabat itu bukan sekadar agenda silaturahmi biasa. Di tengah banyaknya pejabat yang hanya muncul saat momentum politik, Ricky Anthony justru dinilai menunjukkan kepedulian terhadap persoalan mendasar yang sedang mengancam remaja dan pemuda, yakni penyalahgunaan narkotika.
Komitmen RA yang mendorong kolaborasi antara lembaga legislatif dan organisasi kepemudaan Islam dipandang sebagai langkah strategis. Sebab, perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Ricky Anthony secara tegas menyatakan pentingnya membangun benteng perlindungan bagi generasi muda agar tidak menjadi korban jaringan narkotika yang semakin masif dan terorganisir.
Sikap itu dinilai mencerminkan keberanian moral seorang pemimpin yang memahami bahwa ancaman terbesar daerah bukan hanya persoalan infrastruktur, melainkan rusaknya generasi penerus bangsa akibat narkoba.
Mediabahri.com menilai, di saat sebagian pihak masih sibuk berdebat tanpa solusi, Ricky Anthony justru memilih membangun komunikasi dan kolaborasi dengan organisasi yang selama ini aktif melakukan pembinaan remaja dan pemuda melalui pendekatan keagamaan.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa politik tidak selalu identik dengan perebutan kekuasaan. Politik juga harus mampu menghadirkan solusi dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat luas.
Ketua DPD BKPRMI Langkat, Agus Salim, yang menyatakan kesiapan organisasinya untuk bersinergi, menjadi sinyal positif bahwa upaya penyelamatan generasi muda mulai mendapatkan dukungan dari berbagai sektor.
Apresiasi terhadap Ricky Anthony bukan tanpa alasan. Di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap peredaran narkoba, keberanian seorang pejabat publik untuk secara terbuka mengajak organisasi kepemudaan memperkuat pencegahan patut mendapatkan penghargaan.
Namun apresiasi tersebut tentu harus diiringi dengan langkah nyata dan program berkelanjutan. Masyarakat berharap sinergi yang dibangun tidak berhenti pada pertemuan formal, melainkan diwujudkan melalui kegiatan edukasi, pembinaan, pemberdayaan pemuda, hingga kampanye masif anti-narkoba yang menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah.
Ricky Anthony dinilai telah memberikan contoh bahwa seorang wakil rakyat tidak cukup hanya hadir dalam rapat dan pidato. Seorang pemimpin harus mampu hadir di tengah persoalan masyarakat dan menawarkan jalan keluar.
Jika komitmen ini terus dijaga dan diwujudkan dalam program konkret, maka sinergi antara DPRD Sumut dan BKPRMI Langkat berpotensi menjadi model kolaborasi yang mampu melahirkan generasi muda yang kuat secara moral, religius, dan bebas dari jeratan narkotika.
Di tengah berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks, masyarakat tentu membutuhkan lebih banyak pemimpin yang bekerja dengan gagasan dan kepedulian. Dan dalam momentum ini, Ricky Anthony dinilai telah menunjukkan bahwa jabatan bukan sekadar simbol kekuasaan, melainkan amanah untuk memperjuangkan masa depan generasi bangsa.
Reporter : Rudi Hartono
Editor : Zulkarnain Idrus
