Pedagang Pecel Ayam Jadi Korban Kebiadaban Maling, Rumah Dijebol Saat Cari Nafkah: Sertifikat Rumah hingga BPKB Raib Digondol

Redaksi Media Bahri
0

Mediabahri.com | MAGELANG – Nasib pahit menimpa keluarga kecil di Dusun Karang Malang, Desa Candisari, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Di saat pemilik rumah sedang berjibaku mencari nafkah dengan berjualan pecel ayam demi menghidupi keluarga, komplotan maling justru leluasa menjarah rumahnya tanpa belas kasihan, Rabu malam (13/5/2026).


Peristiwa ini menjadi tamparan keras atas masih maraknya aksi kriminal yang menyasar rakyat kecil. Pelaku diduga sudah mengintai aktivitas korban dan mengetahui rumah dalam keadaan kosong.


Dengan sangat nekat, kawanan pencuri menjebol pagar teralis depan rumah, lalu mencongkel pintu dapur samping untuk masuk ke dalam. Setelah berhasil masuk, para pelaku langsung mengobrak-abrik isi rumah dan menggondol barang-barang berharga tanpa ampun.


Tak hanya barang elektronik, dokumen penting milik korban pun ikut disikat. Di antaranya sertifikat rumah, BPKB mobil, STNK, handphone Samsung, televisi, speaker aktif, PlayStation hingga kunci kendaraan bermotor.


Aksi tersebut diduga dilakukan oleh empat orang pelaku yang datang menggunakan dua unit sepeda motor. Modus dan cara kerja mereka dinilai terorganisir serta sudah sangat berani.


Korban, Novi bersama istrinya Siti Hidayah (35), baru mengetahui rumah mereka dibobol setelah pulang dari berjualan pecel ayam di kawasan depan Agro Temanggung.


Betapa hancurnya perasaan korban saat mendapati pagar rumah rusak, pintu dapur jebol, dan isi rumah dalam kondisi berantakan.


“Yang paling kami pikirkan surat-surat penting itu. Kerugian sekitar Rp14 juta,” ujar korban dengan wajah terpukul.



Ironisnya, saat rakyat kecil berjuang mencari rezeki halal di malam hari, para pelaku kriminal justru bebas berkeliaran memburu rumah kosong untuk dijadikan sasaran empuk.


Salah seorang warga berinisial SF (35) mengaku sempat melihat situasi mencurigakan sekitar pukul 21.30 WIB saat melintas di depan rumah korban bersama istrinya.


“Lampu rumah terang semua. Saya kira ada orang di dalam. Tapi saya sempat lihat ada motor parkir dekat bekas cucian mobil depan rumah,” katanya.


Keterangan tersebut memperkuat dugaan bahwa pelaku sudah berada di lokasi cukup lama sebelum melancarkan aksinya.


Usai menerima laporan, aparat Polsek Secang langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna mengungkap identitas pelaku.


Namun masyarakat berharap aparat tidak sekadar melakukan formalitas penyelidikan semata. Warga meminta polisi bergerak cepat dan serius memburu komplotan pembobol rumah yang kini semakin nekat dan meresahkan.


Jika tidak segera ditangkap, aksi kriminal semacam ini dikhawatirkan akan terus menghantui warga dan menjadikan rumah-rumah kosong sebagai target empuk berikutnya.


“Saya hanya ingin pencurinya tertangkap dan surat-surat penting kami bisa kembali,” pungkas korban penuh harap.


Redaksi: Mediabahri.com
Editor: Zulkarnain Idrus

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke Media Bahri, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!