Panimbang, 4 Mei 2026 – mediabahri.com ll Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Pandeglang memberikan apresiasi tinggi kepada BLUD UPT Puskesmas Panimbang Rawat Inap atas kedisiplinan dalam tata kelola serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan tim GWI, Puskesmas Panimbang yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai konsisten menerapkan prinsip good governance sesuai amanat Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD.
Tiga Keunggulan Tata Kelola Puskesmas Panimbang
1. Disiplin Administrasi dan Transparansi Anggaran
Sebagai BLUD, Puskesmas Panimbang menerapkan fleksibilitas pengelolaan keuangan yang tetap akuntabel dan transparan. Tata kelola yang tertib memungkinkan pelayanan berjalan optimal tanpa terhambat birokrasi, sekaligus tetap dapat diaudit. Hal ini sejalan dengan UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik Pasal 15 yang mewajibkan transparansi dalam penyelenggaraan layanan.
2. Pelayanan Rawat Inap Siaga 24 Jam
Layanan rawat inap di Puskesmas Panimbang terbukti beroperasi penuh selama 24 jam untuk melayani masyarakat Kecamatan Panimbang dan sekitarnya. Hal ini merupakan implementasi nyata dari UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 32, yang menjamin hak masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan.
3. Lingkungan Bersih, Tertata, dan Nyaman
Kondisi lingkungan puskesmas terlihat bersih, tertata, dan asri. Area pelayanan, khususnya ruang rawat inap, dijaga steril dan nyaman. Ini menunjukkan komitmen terhadap standar pelayanan sebagaimana diatur dalam Permenkes Nomor 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas, khususnya terkait kebersihan dan pencegahan infeksi.
“Puskesmas Panimbang membuktikan bahwa BLUD dapat dikelola secara profesional. Disiplin tata kelola berbanding lurus dengan kualitas pelayanan. Ini layak menjadi percontohan di Kabupaten Pandeglang,” tegas M. Sutisna, perwakilan GWI Pandeglang.
GWI Dorong Replikasi di Puskesmas Lain
Di tengah berbagai sorotan terhadap persoalan publik seperti narkoba, proyek bermasalah, dan pencemaran lingkungan, GWI menegaskan pentingnya keseimbangan antara kritik dan apresiasi.
“Kritik dan apresiasi harus berjalan beriringan. Yang bermasalah kita kritisi, yang berprestasi wajib kita angkat. Puskesmas Panimbang adalah contoh nyata kehadiran pemerintah dalam pelayanan publik,” tambah M. Sutisna.
GWI berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang dapat menjadikan Puskesmas Panimbang sebagai pilot project dalam penguatan tata kelola BLUD bagi seluruh puskesmas di wilayah tersebut.(Red)
