Mediabahri.com ll Gerakan Masyarakat Peduli Patia (GMPP) akan menggelar aksi demonstrasi damai pada Senin, 18 Mei 2026, sebagai bentuk protes terhadap kerusakan jalan yang diduga akibat aktivitas kendaraan proyek milik PT Hutama Karya.
Aksi yang dipusatkan di depan kantor perusahaan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 300 massa dari berbagai elemen masyarakat Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.
Warga menilai kondisi jalan di wilayah Patia mengalami kerusakan parah akibat intensitas kendaraan proyek yang melintas setiap hari tanpa adanya penanganan maksimal dari pihak terkait. Jalan yang berlubang, berlumpur, dan licin disebut membahayakan keselamatan pengguna jalan serta menghambat aktivitas masyarakat dan roda perekonomian warga.
Dalam aksi tersebut, masyarakat membawa tuntutan agar perusahaan segera mengambil langkah konkret dan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.
Detail Aksi
Hari/Tanggal: Senin, 18 Mei 2026
Waktu: Pukul 10.00 WIB hingga selesai
Lokasi: Depan Kantor PT Hutama Karya
Peserta: Sekitar 300 orang
Perlengkapan Aksi: Sound system, banner, dan atribut lainnya
Tuntutan GMPP dan Warga Patia
Mendesak rehabilitasi total jalan rusak akibat aktivitas kendaraan proyek.
Mendesak perusahaan memberikan kompensasi yang layak kepada masyarakat terdampak.
Meminta realisasi program CSR yang nyata, transparan, dan berpihak kepada masyarakat Desa Patia.
Mendesak adanya dialog terbuka antara perusahaan dan masyarakat guna mencari solusi yang adil dan bermartabat.
Koordinator aksi dari Gerakan Masyarakat Peduli Patia menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang menginginkan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka.
“Jalan rusak bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan dan berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Karena itu, masyarakat Patia memilih bersatu menyuarakan tuntutan secara damai,” ujar perwakilan GMPP.
Aksi ini mengusung semangat: “Bersatu Hari Ini, Jalan Baik Esok Hari.”(Red)
