CILEGON ,— mediabahri.com- Festival UMKM yang digelar PT Pertamina Fuel Terminal Tanjung Gerem bersama Kecamatan Grogol kembali menjadi sorotan publik. Memasuki tahun ketiga pelaksanaan, festival tersebut dinilai sukses mendorong pelaku usaha lokal naik kelas hingga produknya menembus pasar perusahaan besar.
Camat Grogol, Jajat Sudrajat, mengungkapkan apresiasi tinggi kepadan PT Pertamina Fuel Terminal Tanjung Gerem yang selama lebih dari empat tahun konsisten mendampingi dan membina UMKM di wilayahnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina Fuel Terminal Tanjung Gerem yang sudah lebih dari empat tahun bekerjasama dan bersinergi dengan Kecamatan Grogol dalam rangka memajukan UMKM,” ujar Jajat saat Festival UMKM berlangsung.
Menurutnya, Festival UMKM yang kini memasuki pelaksanaan ketiga menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam memperkuat ekonomi masyarakat lokal. Ia berharap sinergi tersebut terus berlanjut dan semakin kuat ke depannya.
“Harapannya mudah-mudahan dengan adanya festival UMKM ini, kerjasama dan sinergi dengan
Pertamina Fuel Terminal Tanjung Gerem semakin kuat dan berkelanjutan,” katanya.
Tak hanya menjadi ajang promosi, festival tersebut juga dinilai mampu mendongkrak omzet para pelaku usaha mikro kecil menengah di Kecamatan Grogol.
“Bagi pelaku UMKM sendiri mudah-mudahan dengan adanya festival ini semakin mendorong untuk naik kelas dan naik omzet,” tegasnya.
Jajat menjelaskan, Kecamatan Grogol memiliki banyak produk unggulan khas daerah yang mulai dikenal luas. Di antaranya produk makanan tradisional seperti kipang, kacang mede, hingga aneka olahan khas lainnya yang kini mulai dilirik berbagai pihak.
“Produk unggulan di Kecamatan Grogol sebenarnya banyak sekali, salah satunya kipang, kacang mede dan berbagai produk lainnya,” ujarnya.
Menariknya, sejumlah produk UMKM binaan bahkan telah digunakan oleh Pertamina sebagai produk andalan dan cendera mata bagi tamu-tamu perusahaan.
“Alhamdulillah hasil produk UMKM sendiri dipasarkan bahkan di Pertamina untuk dijadikan produk andalan dan cendera mata bagi tamu-tamu yang datang,” ungkap Jajat.
Kesuksesan pembinaan UMKM oleh Pertamina rupanya mulai menarik perhatian perusahaan lain di kawasan industri Cilegon. Jajat menyebut beberapa perusahaan besar mulai menjajaki kerjasama serupa dengan Kecamatan Grogol.
“Pertamina ini akhirnya dijadikan contoh oleh perusahaan lain seperti MCC yang menginginkan kerjasama dengan Kecamatan Grogol termasuk perusahaan lainnya,” katanya.
Ia berharap ke depan semakin banyak UMKM baru yang mendapat kesempatan pembinaan agar pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin merata.
“Kalau yang sudah dibina Pertamina berjalan baik, nanti kita cari UMKM lain yang belum dibina agar bisa terus berkembang,” tandasnya.
Festival UMKM Pertamina di Kecamatan Grogol kini bukan sekadar agenda tahunan biasa. Kegiatan tersebut mulai menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal dan bukti bahwa UMKM Cilegon mampu bersaing hingga menarik perhatian perusahaan-perusahaan besar.