
Mediabahri.com | Aceh Utara – Pascabanjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara tidak hanya meninggalkan lumpur dan kerusakan fisik, tetapi juga menguji ketahanan sosial serta persatuan bangsa. Di tengah kondisi tersebut, Brimob Aceh dan Brimob Banten bersama masyarakat menunjukkan bahwa kebersamaan dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia.
Personel Brimob dari dua daerah berbeda ini bahu-membahu membersihkan Masjid Baitul Akram Matang Raya, Desa Alue Buya, Sabtu (09/01/2025). Lumpur tebal sisa banjir yang menutupi lantai, dinding, dan halaman masjid dibersihkan menggunakan peralatan sederhana seperti sekop, selang air, dan gerobak arco. Tidak ada sekat daerah, pangkat, maupun seragam—semuanya menyatu dalam kerja kemanusiaan.

Kebersamaan Brimob Aceh, Brimob Banten, dan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa persatuan bangsa tidak lahir dari pidato, tetapi dari tindakan di lapangan. Dalam kondisi sulit, aparat dan rakyat berdiri sejajar, bekerja bersama demi mengembalikan fungsi rumah ibadah sebagai pusat spiritual dan sosial masyarakat.
Koordinatorkegiatan, Ipda Kontan Turnip, S.Sos., M.H, memastikan seluruh unsur bekerja terpadu agar pembersihan berjalan aman dan efektif. Meski lantai masjid licin dan berlumpur, semangat kebangsaan tidak surut. Lumpur yang menumpuk dibersihkan hingga tuntas sebagai simbol bangkitnya harapan dan kebersamaan pascabencana.

Sementara itu, Danki Gas AKP Muzakkir menegaskan bahwa kegiatan tersebut adalah wujud nyata kehadiran Polri sebagai perekat persatuan bangsa.
“Kami datang dari daerah berbeda, tetapi tujuan kami satu: membantu rakyat. Inilah nilai persatuan Indonesia. Kami berharap masyarakat yang terdampak banjir bisa kembali beribadah dengan tenang dan semangat kebersamaan ini terus terjaga,” tegasnya.

Mediabahri.com menilai, aksi gotong royong ini lebih dari sekadar pembersihan masjid. Ini adalah pesan kuat bahwa bangsa Indonesia tetap utuh dan solid saat menghadapi bencana, selama aparat dan rakyat saling menguatkan.
Ditengah ujian alam, persatuan menjadi kunci. Saat Brimob dan rakyat bergandengan tangan, Aceh Utara mengirimkan pesan kepada Indonesia: bangsa ini kuat karena kebersamaan. (Zul)
Redaksi: Mediabahri.com
