
Mediabahri.com | BINJAI – Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda menegaskan komitmennya untuk kembali mengaktifkan tim khusus anti begal sebagai langkah antisipasi atas meningkatnya keresahan masyarakat terhadap aksi kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Binjai.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh AKBP Bimo dalam temu pers bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Pewarta Polres Binjai pada Jumat (24/7/2026).
“Siap Bang. Lagi kita proses pembentukannya. Yang sudah ada tidak kita hilangkan,” tegas AKBP Bimo, menjawab pertanyaan wartawan terkait kabar berhentinya operasi tim khusus anti begal.
Latar Belakang
- Aksi begal pelajar SMA: Kasus yang menimpa Yudha (15), pelajar SMA Negeri 5 Binjai, menjadi sorotan publik. Korban mengalami luka berat saat berangkat sekolah.
- Respon cepat Polres Binjai: Dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi berhasil menangkap dua pelaku. Keberhasilan ini memperlihatkan keseriusan aparat dalam menjaga keamanan.
Dampak dan Harapan
- Keresahan masyarakat: Informasi tentang munculnya kembali aksi begal menimbulkan ketakutan di kalangan warga.
- Komitmen Kapolres: Dengan rencana reaktivasi timsus, publik berharap situasi keamanan tetap kondusif.
- Kepemimpinan Bimo Moernanda: Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepemimpinan yang responsif terhadap keresahan masyarakat.
Analisis Singkat
Aktivasi kembali tim khusus anti begal bukan sekadar simbol komitmen, melainkan strategi nyata untuk mengembalikan rasa aman di Kota Binjai. Keberhasilan penangkapan pelaku sebelumnya menjadi modal kepercayaan publik, namun konsistensi operasi timsus akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Polres Binjai.
Reporter: Mhd Dzaki Zuris
Editor: Zulkarnain Idrus
