Waisak 2026 Jadi Momentum Perubahan, 28 Warga Binaan Lapas Pemuda Tangerang Terima Remisi Khusus

amsar
0

Mediabahri.com - Tangerang, – Perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE/2026 M di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang berlangsung penuh khidmat dan makna. Momen keagamaan tersebut tidak hanya menjadi sarana refleksi spiritual bagi warga binaan beragama Buddha, tetapi juga membawa kabar bahagia melalui pemberian Remisi Khusus Waisak kepada 28 warga binaan yang telah memenuhi syarat.


Penyerahan remisi dilaksanakan pada Minggu (31/5/2026) di Aula Kusala Cetana Lapas Pemuda Tangerang. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Mohamad Fadil, serta dihadiri jajaran pejabat struktural dan petugas pemasyarakatan.


Suasana penuh ketenangan mewarnai jalannya kegiatan yang diawali dengan puja bakti Waisak. Setelah itu, dilakukan pembacaan Surat Keputusan (SK) Remisi dan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan warga binaan penerima remisi.


Dalam sambutannya, Mohamad Fadil menegaskan bahwa remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, melainkan bentuk penghargaan negara terhadap warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku positif selama menjalani masa pembinaan.


"Remisi merupakan hak warga binaan yang telah memenuhi ketentuan. Namun lebih dari itu, remisi adalah bentuk apresiasi atas kesungguhan mereka dalam mengikuti program pembinaan dan memperbaiki diri. Kami berharap momentum Waisak ini semakin memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Mohamad Fadil.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari 65 warga binaan beragama Buddha yang berada di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, sebanyak 28 orang dinyatakan memenuhi syarat substantif dan administratif untuk menerima Remisi Khusus Waisak Tahun 2026. Seluruh penerima memperoleh Remisi Khusus I (RK I), sementara tidak ada penerima Remisi Khusus II yang langsung bebas pada kesempatan tersebut.


Pemberian remisi ini merupakan implementasi dari semangat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yang menempatkan pembinaan sebagai sarana pemulihan dan pembentukan karakter warga binaan agar dapat kembali diterima di tengah masyarakat.


Melalui program pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang terus berupaya menciptakan sistem pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada perubahan perilaku. Harapannya, warga binaan yang telah menjalani pembinaan dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang taat hukum, produktif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.


Perayaan Waisak tahun ini menjadi bukti bahwa harapan selalu terbuka bagi mereka yang berkomitmen untuk berubah. Sejalan dengan pesan yang disampaikan pihak lapas, remisi bukan hanya pengurangan masa hukuman, melainkan simbol perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik.


"Remisi adalah harapan, pembinaan adalah jalan, dan perubahan adalah tujuan," tutup Mohamad Fadil


(Red)

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke Media Bahri, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!