Serang , media Bahri.com - Nur Syamsul Bahri warga Kp. Keramat Rt 04 Rw 02 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Curug Kabupaten Serang, menjadi korban penganiayaan oleh seseorang berinisal OM.
Peristiwa tersebut menyebabkan korban mengalami luka robek dibagian leher dan pipi akibat sabetan senjata tajam pelaku.
Kejadian tersebut di area salah satu kantor ormas di Kota Serang, tepatnya di Jalan Raya Serang - Kelurahan Pandeglang Sindang Sari Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang. Pada Selasa malam Rabu (31/3/2026) Pukul 23:00 WIB.
Menurut keterangan korban saat peristiwa terjadi, pelaku OM bersama teman - temannya tengah melakukan pesta minuman keras (MIRAS) di ruangan Kantor ormas.
Saat itu korban yang bekerja membantu penjual sate, duduk mencharger Handphone namun naasnya ternyata korban s diikuti pelaku dari belakang. Tanpa pikir panjang pelaku langsung melakukan penyerangan dari belakang dengan sajam berupa pisau ke leher dan pipi sebelah kanan korban.
korban berbalik badan dan melakukan pembelaan diri ketika pelaku menyerang kembali untuk menusukan pisau kebagian dada korban berhasil meraih dan memegang pisau tersebut.
"Mungkin pelaku tidak terima, saat saya tegur agar tidak minum minuman keras di ruang kantor itu. Jadi dia tidak terima sehingga marah kepada saya," Tutur Samsul.
Korban juga sempat menduga aksi nekat pelaku dipicu dari persoalan tiga bulan sebelumnya, dimana pelaku OM akan mendzolimi seseorang dan diketahui oleh korban, lalu korban memberitahukan niat pelaku kepada orang tersebut," ujarnya.
Hasan penjual sate sebagai saksi mengatakan," kejadiannya disini, korban dari dalam sudah diikuti oleh pelaku, saat korban duduk untuk mencharger Handphone pelaku langsung menikam dari belakang," tuturnya.
"Memang sebelum kejadian penganiayaan terjadi, dari sore pelaku sudah menanyakan korban, "kemana samsul, kesini engga dia," tambah hasan sambil meniru ucapan pelaku.
Ervin salah satu keluarga korban saat ditemui mengatakan," pelaku harus segera di tangkap dan diadili, kerana pelaku memang sudah merencanakan dan ingin membunuh saudara saya," ucapnya.
"Kami meminta kepada pihak aparat kepolisian Polda Banten agar segera memburu dan menangkap pelaku yang masih berkeliaran," tutupnya.
Tim Red