Mediabahri.com - Tangerang — Bencana banjir yang melanda ditiap Kecamatan di Kabupaten Tangerang memicu kekhawatiran serius terhadap ketahanan pangan, Herlan aktivis muda Pagenjahan minta Dinas Pertanian segera turun cek lokasi lahan pertanian yang terancam gagal panen 07/02/2026.
Herlan aktivis Tangerang yang selalu keritis dibidang pertanian saat berbincang dengan rekan awak media mengatakan," banjir yang merendam di beberapa Kecamatan di Kabupaten tangerang dampaknya bukan hanya sekedar merendam pemukiman rumah-rumah warga tapi merendam lahan ratusan hektar bahkan sampai ribuan hektar tanaman padi yang siap panen, kondisi ini sangat serius bagi kedaulatan pangan sekaligus keberlangsungan hidup petani,
" petani adalah pahlawan terdepan saat ini dibenerapa wilayah bayak yang mengalami kerugian bukan seledar banjir tapi soal masa depan pangan dan kesejahteraan masyarakat khususnya rakyat kecil,
Herlan ativis yang biasa dijuluki petani ilegal juga menyampaikan," keprihatinan mendalam terhadap kondisi petani yang lahan sawahnya terendam banjir ia menyoroti sejumblah wilayah di Kabupaten Tangerang seperti Kecamatan Kronjo, Gunung Kaler, Kresek, Kemiri Sukamulya dan beberapa Kecamatan lainnya di Kabupaten Tangerang,
"Herlan berharap kepada Dinas Pertanian khususnya Bupati Tangerang untuk melakukan langkah pendataan secara akurat dan menyeluruh petani yang mengalami kerugian tanaman padinya terdampak banjir dan segera memberikan bantuan baik itu bibit padi maupun lainnya,"ucapnya.
"masih Herlan, berharap kepada pemerintah hadir dan mengalokasikan anggara darurat agar petani bisa kembali bercocok tanam setelah air surut,
pemerintah juga harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur pertanian dan tata ruang di wilayah kabupaten Tangerang,"tuturnya.
Red

