Bupati Dairi Tantang ASN Naik Kelas, Pemkab Siap Buka Jalur Magister dan Doktor Bersama SPS USU

Redaksi Media Bahri
0

Mediabahri.com | Dairi – Pemerintah Kabupaten Dairi menunjukkan keseriusannya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Dalam Roadshow ke-6 Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPS USU), Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga, M.M., secara tegas mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak berpuas diri dengan jabatan dan rutinitas birokrasi, melainkan terus meningkatkan kapasitas melalui pendidikan magister dan doktor.


Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Dairi, Senin (22/6/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah guna mencetak aparatur yang lebih profesional, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan.


Roadshow SPS USU yang dipimpin Direktur SPS USU Prof. Dr. Ir. Evawany Yunita Aritonang, M.Si., bersama jajaran pimpinan dan dosen pascasarjana, memperkenalkan berbagai program studi magister dan doktor dengan sistem pembelajaran reguler, hybrid, hingga kelas kerja sama yang memungkinkan ASN tetap menjalankan tugas pelayanan publik tanpa meninggalkan bangku kuliah.


Dalam paparannya, Prof. Evawany menegaskan bahwa peningkatan kualitas aparatur bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah tuntutan tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks.


“Kami ingin mendekatkan akses pendidikan pascasarjana kepada pemerintah daerah sehingga ASN dapat meningkatkan kompetensi tanpa mengganggu tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.


Namun sorotan utama justru datang dari pernyataan Bupati Dairi yang mengingatkan ASN agar tidak menjadikan pendidikan hanya sebagai alat mengejar kenaikan pangkat atau jabatan.



Menurutnya, daerah membutuhkan aparatur yang mampu menghadirkan gagasan, solusi, dan inovasi nyata, bukan sekadar menambah gelar akademik di belakang nama.


“ASN yang melanjutkan pendidikan jangan hanya berorientasi pada kenaikan pangkat atau karier. Yang lebih penting adalah bagaimana ilmu yang diperoleh mampu memberikan substansi, inovasi, dan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Dairi,” tegas Vickner Sinaga.


Pernyataan tersebut menjadi kritik konstruktif terhadap pola pikir birokrasi yang selama ini kerap memandang pendidikan sebagai formalitas administratif. Bupati menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.


Lebih lanjut, Vickner mengungkapkan bahwa Kabupaten Dairi baru saja mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat atas keberhasilannya menekan angka pengangguran secara signifikan. Menurutnya, capaian tersebut harus dijaga melalui peningkatan kualitas SDM aparatur yang menjadi motor penggerak kebijakan daerah.


Tak berhenti pada dukungan moral, Pemerintah Kabupaten Dairi juga menyatakan siap memfasilitasi ASN yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister maupun doktor. Bahkan, apabila jumlah peserta memenuhi syarat minimal 15 orang, Pemkab Dairi siap mendukung pembentukan kelas kerja sama SPS USU yang dapat dilaksanakan langsung di Kabupaten Dairi.


Langkah ini dinilai sebagai terobosan strategis yang dapat memangkas hambatan jarak, waktu, dan biaya yang selama ini menjadi kendala bagi ASN untuk melanjutkan studi.


Roadshow ke-6 SPS USU di Dairi pun menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada investasi intelektual yang mampu melahirkan birokrasi modern, adaptif, dan berorientasi pada hasil.


Ketika banyak daerah berlomba membangun gedung dan fasilitas, Dairi memilih memperkuat fondasi yang lebih mendasar: kualitas manusianya. Sebab kemajuan daerah pada akhirnya ditentukan oleh kapasitas orang-orang yang menjalankan roda pemerintahan.


Redaksi : Mhd. Zulfahri Tanjung 
Editor : Zulkarnain Idrus

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke Media Bahri, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!