Safari Ramadhan di Masjid Al-Amin Cilegon, Wagub Banten dan WaliKota Cilegon Serahkan Bantuan

Media Bahri
0









CILEGON –bahrinetwork.com- Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, mengapresiasi pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 Hijriah/2026 yang digelar di Masjid Al-Amin, Link Perumahan Puri Krakatau Hijau, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Selasa (24/2/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Banten dan masyarakat Kota Cilegon. Hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Cilegon Robinsar, Wakil Wali Kota Cilegon, jajaran Forkopimda, termasuk Kapolda dan Wakapolda Banten, serta unsur tokoh masyarakat setempat.


Dalam kesempatan itu, Dimyati menilai Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang dialog langsung antara pemerintah dan warga. “Momentum ini penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan bantuan dan program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.


Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kegiatan tersebut disalurkan bantuan kepada tiga lembaga keagamaan serta 100 paket sembako bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan. Bantuan sembako tersebut disalurkan melalui BAZNAS Provinsi Banten.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, yang juga Ketua DKM Masjid Al-Amin, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan masyarakat atas kehadiran Wakil Gubernur Banten.

Safari Ramadan di Cilegon, Ini Bantuan dan Layanan yang Diberikan Pemprov Banten

Pemerintah Provinsi Banten terus memastikan kehadiran nyata di tengah masyarakat. Melalui Safari Ramadan di Masjid Al-Amin, Gerogol, Kota Cilegon, Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah menyalurkan berbagai bantuan sosial dan pendidikan sebagai bentuk pelayanan publik yang transparan dan tepat sasaran.

Rincian bantuan yang disalurkan:
• Bantuan Rp45 juta untuk 3 lembaga pendidikan.
• Beasiswa stimulan Rp9,6 juta untuk 8 siswa.
• Santunan untuk guru ngaji dan marbot, masing-masing Rp1,5 juta.
• Bantuan sarana Masjid Al-Amin Rp10 juta.
• 100 paket sembako untuk warga.
“Masyarakat Kota Cilegon sangat senang dan bahagia atas kedatangan Wakil Gubernur. Ini menjadi penyemangat bagi warga. Tadi juga ada bantuan untuk tiga lembaga dan 100 paket sembako untuk masyarakat sekitar,” kata Robinsar.


Selain bantuan sembako, turut disalurkan bantuan sanitasi untuk masyarakat serta dukungan bagi rumah ibadah. Pemerintah Kota Cilegon, kata Robinsar, akan mengomunikasikan lebih lanjut bantuan tersebut untuk tiga masjid yang menjadi prioritas.


Ia juga menyinggung soal bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Cilegon yang terdapat potongan pajak sekitar 12 persen. Menurutnya, hal itu merupakan ketentuan normatif sesuai aturan perundang-undangan.


“Kalau itu normatif, karena semua anggaran yang bersumber dari APBD pasti ada mekanisme dan pajaknya. Kalau keluar angka itu resmi, berarti memang ada pemotongan sesuai aturan,” ujarnya.


Robinsar menegaskan, mekanisme bantuan dari APBD berbeda dengan bantuan dari BAZNAS. Bantuan APBD memiliki detail laporan dan mekanisme administrasi yang ketat, sementara bantuan BAZNAS bersifat sosial dan memiliki skema tersendiri.


Terkait bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) yang bersumber dari APBD Kota Cilegon, Robinsar menjelaskan bahwa adanya pemotongan pajak sekitar 12 persen merupakan ketentuan normatif sesuai regulasi yang berlaku.
“Kalau keluar angka itu resmi, berarti memang ada ketentuan pajak yang harus dipenuhi. Itu amanat peraturan,” tegasnya.


Ia juga membedakan mekanisme bantuan yang bersumber dari APBD dengan bantuan melalui BAZNAS. Menurutnya, dana APBD memiliki sistem pelaporan dan rincian anggaran yang ketat, sementara bantuan BAZNAS memiliki skema tersendiri sesuai ketentuan lembaga pengelola zakat.


Safari Ramadhan di Masjid Al-Amin itu pun berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir, mendengar, dan memberi solusi bagi masyarakat.


Ke depan, Pemerintah Kota Cilegon akan melakukan evaluasi terhadap pola penyaluran bantuan agar semakin tepat sasaran, dengan tetap mempertimbangkan kondisi fiskal daerah.



Safari Ramadhan ini diharapkan menjadi sarana memperkuat kedekatan antara pemimpin daerah dan masyarakat, sekaligus memastikan program bantuan berjalan transparan dan akuntabel di tengah kebutuhan warga selama bulan suci.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke Media Bahri, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!